Tubi Membuat Terobosan Baru dengan Integrasi Native ChatGPT Pertama

14

Dalam sebuah langkah signifikan bagi industri streaming, Tubi —layanan yang didukung iklan milik Fox—telah menjadi platform streaming besar pertama yang meluncurkan aplikasi asli langsung dalam ChatGPT. Integrasi ini bertujuan untuk menyederhanakan cara pemirsa menavigasi perpustakaan besar Tubi yang berisi lebih dari 300.000 film dan episode TV dengan memanfaatkan AI percakapan.

Cara Kerja Integrasi

Daripada menelusuri menu dan kategori tradisional, pengguna kini dapat berinteraksi dengan Tubi menggunakan bahasa alami. Dengan menginstal aplikasi Tubi dari toko ChatGPT dan menggunakan perintah “@Tubi”, pemirsa dapat meminta suasana hati atau genre tertentu.

Misalnya, pengguna dapat meminta:
“Temukan film thriller untuk malam perempuan”
“Tunjukkan sesuatu yang lucu”

AI kemudian memberikan rekomendasi pilihan yang disesuaikan dengan permintaan spesifik tersebut, menghubungkan pengguna langsung ke judul yang tersedia di platform.

Pergeseran Strategis dalam Penemuan Konten

Lanskap streaming saat ini ditentukan oleh “krisis penemuan”. Saat platform memperluas perpustakaannya, pengguna sering kali menghabiskan lebih banyak waktu untuk menelusuri opsi daripada benar-benar menonton konten. Meskipun raksasa seperti Netflix dan Amazon Prime Video berfokus pada penyempurnaan algoritme rekomendasi berbasis AI dalam aplikasi mereka, Tubi mengambil pendekatan berbeda: bertemu pengguna di mana pun mereka berada.

Strategi ini menyoroti tren pertumbuhan konsumsi digital. Dengan ChatGPT yang menjangkau sekitar 900 juta pengguna aktif mingguan, Tubi memanfaatkan ekosistem pencarian percakapan yang sangat besar dan sudah ada daripada mencoba memaksa pengguna untuk mempelajari antarmuka baru.

Dari Eksperimen In-House hingga Integrasi Eksternal

Peluncuran ini menandai evolusi dalam strategi teknis Tubi. Pada tahun 2023, perusahaan bereksperimen dengan “Rabbit AI”, sebuah fitur dalam aplikasi yang didukung oleh ChatGPT. Namun, alat itu dihentikan pada tahun 2024.

Dengan memindahkan pengalaman ke dalam ChatGPT itu sendiri, Tubi beralih dari model tertutup dan eksklusif menjadi model terbuka dan terintegrasi. Langkah ini mengakui bahwa bagi banyak pengguna, “mesin pencari” masa depan mungkin berupa chatbot, bukan bilah pencarian tradisional.

Memperluas Ekosistem: Inkubator Creatorverse

Selain lompatan teknologi ini, Tubi juga berinvestasi pada saluran kontennya. Perusahaan ini baru-baru ini mengumumkan “Creatorverse Incubator,” sebuah inisiatif yang dirancang untuk mendukung para pembuat konten baru. Program ini menyediakan:
Dukungan promosi untuk meningkatkan visibilitas.
Potensi pendanaan untuk produksi asli.
Debut eksklusif untuk acara baru di platform Tubi.

Dengan menggabungkan distribusi AI mutakhir dengan aliran konten asli yang baru, Tubi berupaya menyelesaikan kedua sisi persamaan streaming: cara menemukan konten dan cara membuatnya.

Integrasi ini mewakili perubahan mendasar dalam streaming, beralih dari penelusuran tradisional menuju model penemuan konten berbasis niat dan percakapan.