NASA telah memberikan izin terakhir untuk peluncuran Artemis II, sebuah misi penting yang ditetapkan untuk mengirim empat orang awak dalam perjalanan 10 hari mengelilingi Bulan pada Rabu ini. Misi ini merupakan penerbangan luar angkasa berawak paling ambisius sejak program Apollo lebih dari setengah abad lalu, menandai langkah penting menuju eksplorasi bulan yang berkelanjutan.
Detail Misi dan Kru
Awak Artemis II terdiri dari astronot NASA Reid Wiseman (komandan), Victor Glover, dan Christina Koch, serta astronot Badan Antariksa Kanada Jeremy Hansen. Tim tersebut menyelesaikan protokol karantina di Texas mulai tanggal 18 Maret sebelum tiba di Florida pada hari Jumat untuk menyelesaikan persiapan di Kennedy Space Center.
Misi ini akan mendorong batas-batas perjalanan luar angkasa manusia, membawa awaknya sekitar 400.000 kilometer (250.000 mil) dari Bumi – lebih jauh dari yang pernah dilakukan manusia sebelumnya. Lintasan ini, yaitu lintasan terbang tinggi di Bulan, melebihi jarak yang dicapai Apollo 13 pada tahun 1970, yang terpaksa menempuh jalur serupa karena komplikasi dalam penerbangan.
Signifikansi Sejarah dan Tujuan Masa Depan
Artemis II bukan sekadar uji terbang; itu memecahkan beberapa hambatan. Pesawat ini akan membawa wanita pertama, orang kulit berwarna pertama, dan orang non-Amerika pertama yang melakukan perjalanan ke Bulan. Misi ini berfungsi sebagai batu loncatan penting menuju tujuan NASA untuk mendaratkan kembali astronot di Bulan pada tahun 2028 dengan misi Artemis IV.
“Bangsa dan dunia telah menunggu lama untuk melakukan hal ini lagi,” kata Wiseman, menyoroti dampak yang lebih luas dari misi ini.
Pesawat ruang angkasa Orion juga diproyeksikan mencapai kecepatan masuk kembali yang memecahkan rekor sekitar 40.000 kpj (25.000 mph). Pengembalian berkecepatan tinggi ini menambah kompleksitas teknis dan menunjukkan komitmen NASA untuk melampaui batas kemampuan pesawat ruang angkasa.
Jadwal Peluncuran dan Opsi Menonton
Prakiraan saat ini menunjukkan kemungkinan 80% kondisi cuaca menguntungkan untuk peluncuran hari Rabu. Liputan langsung akan dimulai pada 07:45 EDT (12:45 BST) di situs web NASA dan saluran YouTube, dengan waktu peluncuran yang dijadwalkan pada 18:24 EDT (23:24 BST).
Misi Artemis II bukan hanya mengunjungi kembali Bulan; ini adalah demonstrasi ambisi eksplorasi ruang angkasa yang diperbarui dan kemajuan teknologi. Hal ini menjadi landasan bagi pendaratan di bulan di masa depan dan dapat menjadi landasan bagi misi yang lebih ambisius, termasuk ekspedisi berawak ke Mars.














































