OpenClaw Creator Bergabung dengan OpenAI untuk Memajukan Pengembangan Agen AI

19

Peter Steinberger, pengembang Austria di balik platform asisten AI OpenClaw yang berkembang pesat, kini bekerja sama dengan OpenAI untuk mengembangkan agen AI generasi berikutnya. Langkah ini menandakan dorongan signifikan menuju sistem AI yang lebih mumpuni dan otonom.

Dari Sumber Terbuka ke OpenAI

Steinberger awalnya membangun OpenClaw sebagai proyek sumber terbuka yang berfokus pada penciptaan asisten AI yang dapat melakukan tugas-tugas dunia nyata tanpa campur tangan manusia terus-menerus. Platform ini memungkinkan agen untuk mengatur jadwal, memesan perjalanan, dan bahkan berpartisipasi dalam jejaring sosial berbasis AI—seperti Moltbook, sebuah platform khusus untuk bot AI.

Keputusan Steinberger untuk bergabung dengan OpenAI berasal dari tujuannya untuk menciptakan agen AI yang dapat diakses oleh semua orang. “Hal ini memerlukan perubahan yang lebih luas, lebih banyak pemikiran tentang bagaimana melakukannya dengan aman, dan akses terhadap model dan penelitian terbaru,” jelasnya di situs webnya. Ia yakin OpenAI menawarkan lingkungan ideal untuk mewujudkan visi ini.

Yayasan OpenClaw

Daripada mengkomersialkan OpenClaw, Steinberger malah mengalihkan proyeknya menjadi sebuah yayasan. Hal ini memastikan bahwa teknologi yang mendasarinya tetap open source dan dapat terus berkembang secara mandiri. “Saya benar-benar bisa melihat bagaimana OpenClaw bisa menjadi perusahaan besar, dan tidak, itu tidak terlalu menarik bagi saya,” katanya. “Yang saya inginkan adalah mengubah dunia, bukan membangun perusahaan besar.”

Fokus OpenAI pada Agen

CEO OpenAI Sam Altman menyatakan antusiasmenya atas penambahan Steinberger, dan menyebutnya sebagai seorang “jenius” dengan ide-ide inovatif untuk agen AI. Altman menyoroti komitmen perusahaan untuk mengintegrasikan agen-agen canggih ini ke dalam penawaran intinya. “Agen akan segera menjadi inti dari apa yang ditawarkan OpenAI,” katanya. OpenAI juga akan memberikan dukungan untuk yayasan OpenClaw yang baru didirikan.

Pengumuman ini menyusul peluncuran Frontier OpenAI baru-baru ini, sebuah platform yang dirancang untuk memberdayakan bisnis dalam membangun, menyebarkan, dan mengelola agen AI. Perusahaan mempromosikan agennya sebagai agen yang mampu belajar dan beradaptasi seperti karyawan manusia melalui umpan balik waktu nyata.

Perkembangan agen AI otonom telah meningkat pesat dalam beberapa bulan terakhir, dengan langkah OpenAI untuk menggabungkan pencipta OpenClaw sebagai langkah penting. Tren ini menunjukkan masa depan dimana asisten AI akan memainkan peran yang semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari dan operasional bisnis.