Apple dilaporkan bersiap merombak jajaran iPhone-nya dengan tiga desain baru selama tiga tahun ke depan, menurut bocoran industri. Perusahaan ini dikatakan sedang mengembangkan iPhone yang dapat dilipat, model yang benar-benar tanpa bezel, dan ponsel flip modern—sebuah perubahan yang signifikan dari bahasa desainnya saat ini. Langkah ini terjadi ketika Apple menghadapi melemahnya penjualan di beberapa wilayah, termasuk iPhone Air yang baru saja diluncurkan.
iPhone Lipat: Apple Terlambat Masuk ke Pasar yang Berkembang
Perubahan besar pertama diharapkan terjadi pada tahun 2026 dengan diperkenalkannya iPhone yang dapat dilipat. Berbeda dengan pesaing seperti Samsung dan Google, yang telah merilis beberapa perangkat lipat, Apple menahan diri. Menurut bocorannya, iPhone Fold akan menampilkan layar tanpa lipatan berukuran 7,8 inci yang dapat dilipat secara horizontal seperti buku. Ini akan mencakup kamera belakang ganda, Touch ID, dan kemungkinan sensor ID Wajah di bawah layar.
Namun, harganya diperkirakan sekitar $2.000, memposisikannya sebagai perangkat premium. Penundaan ini menunjukkan bahwa Apple bertujuan untuk menghasilkan produk yang lebih baik, menghindari masalah awal terkait daya tahan dan optimalisasi perangkat lunak yang telah mengganggu ponsel lipat lainnya.
Desain Tanpa Bingkai: Pencarian Selama Satu Dekade Akhirnya Terwujud
Pada tahun 2027, Apple berencana meluncurkan iPhone tanpa bezel yang terlihat—bingkai di sekeliling layar. Desainnya akan menampilkan layar OLED yang membungkus keempat tepi ponsel, menciptakan lempengan kaca yang mulus. Ini telah menjadi tujuan jangka panjang Apple, dengan eksplorasi awal dimulai pada iPhone 6 pada tahun 2014. Samsung Display dilaporkan telah mengerjakan teknologi tersebut sejak tahun 2023.
Langkah ini dianggap sebagai evolusi alami bagi Apple, karena sejalan dengan visi mereka tentang perangkat minimalis dengan layar penuh.
Kebangkitan Ponsel Flip: Menargetkan Gaya dan Kenyamanan
Terakhir, pada tahun 2028, Apple dikabarkan akan memperkenalkan iPhone bergaya flip yang dapat dilipat secara vertikal seperti kulit kerang. Satu layar akan berfungsi, menampilkan pintasan dan notifikasi AI, sementara layar lainnya akan fokus pada gaya. Bocoran tersebut menunjukkan bahwa model ini mungkin dipasarkan kepada khalayak yang sadar mode. Meskipun desain ini bangkit kembali pada perangkat seperti Motorola Razr, versi Apple dapat menawarkan tampilan unik pada faktor bentuk retro.
Penjualan iPhone Air Berkinerja Buruk
Perubahan desain yang ambisius ini terjadi saat Apple menghadapi penurunan penjualan produk-produknya yang sudah ada. IPhone Air, yang dirilis pada bulan September, dilaporkan mengalami penurunan permintaan, sehingga mendorong Apple untuk memangkas produksi secara drastis. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen mungkin mencari lebih banyak inovasi, dan desain baru Apple dapat menjadi respons terhadap tren tersebut.
Rumor perubahan ini masih belum bisa dikonfirmasi, namun hal ini menyoroti kesediaan Apple untuk mengeksplorasi faktor bentuk baru sambil menunggu teknologi yang tepat. Perusahaan ini tampaknya bertaruh pada kemampuannya untuk memberikan produk unggulan di setiap kategori, daripada terburu-buru memasuki pasar dengan solusi setengah matang.
